Cerita Ferran Torres Pisah Secara Tidak Baik dengan Valencia

Cerita Ferran Torres Pisah Secara Tidak Baik dengan Valencia

Cerita Ferran Torres Pisah Secara Tidak Baik dengan Valencia

List Bandar Bola Online Terbesar Di Indonesia –¬†Ferran Torres sah gabung Manchester City, tinggalkan club waktu kecilnya, Valencia. Pemain sayap 20 tahun itu ungkap rupanya pergi dengan jalinan yang jelek.
Torres sah diambil Man City pada Rabu (5/8/2020) pagi hari WIB. Tidak disebut berapakah ongkos transfernya, tetapi laporan media-media mengatakan angka 23 juta euro.

Pemain yang mengantar Spanyol U-17 serta U-19 juara Piala Eropa itu dikontrak semasa lima tahun, berlaku sampai Juni 2025. Dia diplot untuk alternatif Leroy Sane yang dipasarkan Man City ke Bayern Munich panas musim ini.

Torres sudah gatal dengan rintangan baru, ditambah lagi dia telah menguatkan Valencia semenjak masuk akademi pada umur 6 tahun pada 2006 yang lalu. Dia kiprah pada November 2017 serta memenangkan piala pertama sekaligus juga salah satu bersama-sama Valencia sampai sekarang ini, yaitu Copa del Rey 2018/2019.

Tetapi tetap sedikit ada rasa berat hati tinggalkan club yang telah mendidik selama ini. Satu hal yang cukup mengganjal hatinya ialah berpisah sebab jalinan sedang tidak baik dengan club.

“Di satu bagian saya suka serta ketertarikan, di waktu yang serupa susah sebab tinggalkan club saya. Valencia memberikan saya segala hal serta melatih semenjak usia 7 tahun. Saya alami periode susah disana serta itu penyebabnya saya pada akhirnya pergi, tetapi saya ingin mengutamakan jika saya benar-benar mengucapkan terima kasih pada Valencia serta akan memberikan dukungan mereka,” katanya pada Marca.

“Permasalahannya ialah ada beberapa orang di club serta beberapa jurnalis yang ingin menghancurkan citra saya. Saya tidak ingin pergi dengan jalinan yang jelek sebab saya fans Valencia,” paparnya.

Torres serta telah memikir untuk pergi semenjak tahun kemarin. Club rupanya tidak percaya padanya, serta tidak enggan menawarkannya ke tim-tim Spanyol lain. Torres patah hati.

“Saya mulai pikirkannya musim panas lalu sesudah Piala Eropa U-19. Club katakan dengan cara langsung jika mereka tidak memercayakan saya. Mereka betul-betul katakan jika saya ialah pemain sayap ke-5 di tim, jika beberapa pemain anyar akan tiba, serta pemain lain dari tempat lain semakin diutamakan,” sambung Torres.

“Itu pukulan yang benar-benar mutlak untuk saya, tetapi yang semakin jelek lagi ialah mereka serta tempatkan saya ke daftar juara serta tawarkan ke team-team di Spanyol. Ada telephone dari 12 club LaLiga, termasuk juga Levante, serta satu club Segunda. Waktu itu saya mulai memikir untuk pergi.”

Pemain yang telah mencatat 97 performa bersama-sama Valencia di semua tempat itu akui belum pernah tutup diri untuk kontrak baru. Dia serta ajukan tiga situasi, dengan keinginan club penuhi dua salah satunya.

“Satu keadaannya ialah Peter Lim terjebak hingga saya ketahui saya dipandang penting, selanjutnya untuk dibuat kapten sebab saya telah lihat club lain melakukan, (Atletico Madrid) dengan Fernando Torres contohnya, serta ke-3 ialah dibuat pemain dengan bayaran paling tinggi. Saya inginkan dua dari tiga ketentuan itu, tetapi tidak satupun dipenuhi,” sambung Torres.

“Saya seutuhnya telah berupaya semampu saya untuk bertahan. Saya ingin masih di sini serta ajukan situasi-kondisinya. Itu semua tidak di atas kekuatan club kok. Saya ketahui mereka tidak di tempat yang sama juga dengan tim-tim besar Eropa, tetapi saya dapat pimpin project itu serta ingin diperlakukan demikian rupa. Club tidak mau menjaga saya,” katanya.