Serie A 2017-18 Dimulai, Diawali Laga Juve vs Cagliari

Serie A 2017-18 Dimulai, Diawali Laga Juve vs Cagliari

Serie A 2017-18 Dimulai, Diawali Laga Juve vs Cagliari

Jakarta – Setelah ditunggu-tunggu Serie A musim 2017-18 akhirnya kembali dimulai lagi. Juara bertahan Juventus akan membuka kompetisi dengan menghadapi Cagliari di Turin.

Pertandingan antara Juve kontra Cagliari akan dipanggungkan di Allianz Stadium, Sabtu (19/8/2017) malam WIB. Layak dinantikan bagaimana kiprah Bianconeri setelah ditinggal Dani Alves dan Leonardo Bonucci.

Meski kehilangan dua pemain berpengalaman itu, Juve sukses menggaet beberapa bintang top. Douglas Costa, kiper Wojciech Szczesny adalah beberapa di antaranya.

Selain itu, Juve membuat statement kepada para rivalnya. Menyusul hasil pramusim yang kurang oke usai hanya meraup dua kemenangan dan menderita dua kekalahan plus kekalahan 2-3 di tangan Lazio pada Piala Super Italia, beberapa hari lalu.

Runner-up musim lalu, AS Roma mengawali kiprahnya dengan laga tandang melawan Atalanta, Minggu (20/8). Meski di atas kertas diunggulkan, namun Atalanta tidak pernah mudah buat Serigala Ibukota.

Baca juga : Barca Klaim Segera Dapatkan Coutinho dan Dembele

Dalam lima pertemuan terakhir, Roma tidak pernah bisa mengalahkan Atalanta. Klub asal Genoa itu sukses memetik dua kemenangan dan tiga kali imbang, termasuk kemenangan 2-1 di Azzurri d’Italia pada musim lalu.

Sedangkan Napoli bertandang ke Antono Bentegodi untuk memenuhi tantangan Verona. Lawatan Partenopei didukung dengan statistik cukup meyakinkan.

Di liga, Napoli cuma sekali kalah dalam enam pertemuan terakhir mereka dengan skor 0-2 pada Maret 2015. Napoli mencatatkan lima kemenangan, termasuk dua kemenangan dalam tiga kunjungan terakhirnya ke Verona.

Pada Senin (21/8) dinihari WIB, AC Milan melawat ke markas Crotone. Sejauh ini, revolusi berjalan impresif usai berhasil mengalahkan Bayern Munich 4-0 di pramusim, dan mendekat ke fase grup Liga Europa usai menundukkan Craiova 2-0 dan 6-0 atas Shkendija.

Dengan sederet pemain baru, Rossoneri dituntut meraih angka penuh setelah di musim lalu cuma bisa imbang 1-1 di Crotone. Di mana Milan menyudahi laga dengan 10 orang karena kartu merah Juraj Kucka.

Sementara itu, Inter Milan akan menjamu Fiorentina di Giuseppe Meazza. Publik akan antusias menunggu racikan pelatih Luciano Spalletti, yang menjanjikan.

Meski tidak melakukan perubahan besar, Inter perlahan-lahan mendapatkan bentuk permainan terbaiknya. Hal itu ditunjukkan di pramusim, di mana Inter sukses meraih lima kemenangan berturut-turut, termasuk kemenangan atas Bayern 2-0, Chelsea 2-1, usai gagal menang di dua laga awalnya.

Akan tetapi, Fiorentina cukup tricky buat Nerazzurri, sekalipun tanding di kota Milan. Di tiga pertemuan terakhir mereka di kandang Inter, Fiorentina malah berhasil memetik dua kemenangan dan hanya sekali kekalahan, yang terjadi di musim lalu.