‘Lahm Oke, tapi Pemain Terbaik Jerman 2017 adalah Kroos’

‘Lahm Oke, tapi Pemain Terbaik Jerman 2017 adalah Kroos’

'Lahm Oke, tapi Pemain Terbaik Jerman 2017 adalah Kroos'

Madrid – Toni Kroos dinilai lebih layak dapat penghargaan Pemain Terbaik Jerman 2016/2017 ketimbang Philipp Lahm. Begitu kata Volker Struth, agen Kroos. Alasannya?

Lahm, yang bermain untuk Bayern Munich, didaulat untuk meraih penghargaan yang dikelola oleh majalah Kicker, berdasarkan pilihan para jurnalis. Penghargaan ini berlaku untuk para pemain Jerman di dalam dan luar negeri, juga pemain yang berlaga di Jerman.

Suara terbanyak berhasil diperoleh Lahm pada posisi teratas, mengungguli Kroos (Real Madrid) di posisi kedua, dan topskorer Bundesliga Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund) yang berada di peringkat ketiga. Itulah kali pertama Lahm meraih penghargaan tersebut, juga yang terakhir karena ia sudah memutuskan gantung sepatu saat musim 2016/2017 berakhir.

“Philipp Lahm sarat kesuksesan dan punya banyak pencapaian di sepakbola Jerman, tak ada yang meragukannya… tapi jika sebuah majalah sepakbola bertanya pada anggotanya untuk memilih pesepakbola terbaik 2017 maka tak diragukan lagi jawabannya adalah Toni Kroos,” kata Struth seperti dilansir AS.

Baca juga : Kata Vermaelen soal Kondisinya Setelah Barca Kalahkan MU

Keputusan Lahm untuk gantung sepatu di akhir musim lalu disebut-sebut sebagai salah satu alasan dirinya terpilih sebagai pemenang. Struth pun bersikeras alasan-alasan di luar urusan sepakbola harusnya dikesampingkan dalam menentukan pemenang.

“Kritikus yang penuh emosi harusnya tak usah memilih. Itu cuma opini pribadi saya, tapi banyak orang di dalam dan luar Bundesliga yang bilang ke saya bahwa mereka pun punya pemikiran sama. Philipp Lahm adalah pesepakbola luar biasa, itu jelas, tapi memberikannya penghargaan pemain terbaik adalah hal absurd,” tutur Struth.

Kroos menandai musim lalu dengan trofi Piala Dunia Antarklub, La Liga, dan Liga Champions dengan Madrid. Sementara Lahm membantu Bayern Munich meraih titel Bundesliga 2016/2017 sebelum resmi gantung sepatu.