The Blues dan Les Parisiens Sama Kuat, Goal Away Jadi Penentu Lagi?

The Blues dan Les Parisiens Sama Kuat, Goal Away Jadi Penentu Lagi?

The Blues dan Les Parisiens Sama Kuat, Goal Away Jadi Penentu Lagi?

Jakarta – Chelsea dan Paris Saint Germain bertemu lagi di knock out Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun. Seperti di dua edisi sebelumnya, gol away berpeluang akan jadi penentu siapa yang bakal lolos.

Di dua pertemuan pada dua musim terakhir, Chelsea dan PSG selalu memunculkan laga yang berakhir imbang secara agregat. The Blues lolos ke semifinal di 2013/2014 dengan agregat 3-3 (kalah 1-3 di Paris dan menang 2-0 di Stamford Bridge). Sementara di 2014/2015 Les Parisien melangkah ke perempatfinal juga setelah berimbang agregat 3-3 (1-1 di Paris dan 2-2 di London).

Hasil pertandingan itu menunjukkan betapa berimbangnya kekuatan kedua tim. Duel selalu berjalan berimbang, termasuk di leg pertama babak 16 besar musim ini saat PSG menang 2-1 di kandang.

Buat Chelsea kekalahan tersebut tentu bukan akhir dari segalanya. Satu gol yang mereka buat di Parc des Princes bisa jadi modal penting untuk dapat tiket ke delapan besar – sebagaimana terjadi di musim 2013/2014. Dengan catatan hanya satu kali kalah sejak ditangani Guus Hiddink, ‘Si Biru’ punya semua syarat untuk bisa membalikkan kedudukan. Apalagi mereka cuma butuh mencetak satu gol untuk membalikkan kedudukan dan melangkah ke fase selanjutnya.

Apalagi Chelsea juga punya rekor bagus atas klub Prancis dalam laga di kandang. Menurut catatan UEFA, Chelsea tak terkalahkan di tujuh laga kandang saat menjamu klub Prancis, di mana lima di antaranya malah dituntaskan dengan clean sheet.

Dari 13 pertandingan Liga Champions di mana mereka selalu tertinggal lebih dulu di laga away, Chelsea tercatat bisa delapan kali membalikkan keadaan di Stamford Bridge. Yang terakhir tentu saja saat mereka kalah 1-3 di kandang PSG namun kemudian menang 2-0.

Bagaimana jika laga harus dituntaskan dengan adu penalti? Peruntungan Chelsea tak cukup baik pada drama adu tos-tosan di kompetisi Eropa. Mereka sudah empat kali menjalani adu penalti dan cuma menang sekali. Sementara PSG tercatat baru sekali terlibat adu penalti di Eropa, dan di satu-satunya kesempatan itu mereka kalah.