Penalti Chelsea Digugat, Hiddink Bela Keputusan Wasit

Penalti Chelsea Digugat, Hiddink Bela Keputusan Wasit

loftuscheek

London – Kubu West Ham menilai Chelsea tidak seharusnya dihadiahi penalti dalam laga yang berkesudahan 2-2. Manajer interim Chelsea, Guus Hiddink, menilai keputusan wasit memberi timnya penalti sudah tepat.

Menjamu West Ham di Stamford Bridge, Sabtu (19/3) malam WIB, Chelsea cukup kewalahan. Dua kali The Blues tertinggal sebelum bisa memaksakan pertandingan berakhir sama kuat.

The Hammers membuka skor lewat Manuel Lanzini di menit 17 sebelum disamakan Cesc Fabregas saat babak pertama segera berakhir. Pemain pengganti, Andy Carroll, kembali membawa West Ham unggul tapi penalti yang dieksekusi Fabregas semenit sebelum waktu normal sukses menyelamatkan Chelsea dari kekalahan.

Wasit Robert Madley menunjuk titik putih setelah Michail Antonio dianggap melanggar Ruben Loftus-Cheek. Namun, pelanggaran itu dipertanyakan. Ada yang menganggap Loftus-Cheek jatuh di luar kotak penalti, adapula yang menilai si pemain jatuh bukan karena kesalahan Antonio.

“Kebobolan di akhir memang mengecewakan, tapi kebobolan dari sebuah penalti yang sebenarnya bukan penalti tidak bisa diterima,” sungut manajer West Ham Slaven Bilic.

“Ini adalah tim West Ham yang sangat bagus. Mereka bersaing dalam perebutan empat besar,” kata Hiddink di BBC Sport. “Saya gembira dengan keputusan pemberian penalti di menit-menit akhir.”

“Sulit bagi saya untuk membuat penilaian — saya pikir dia [Loftus-Cheek] memang diganjal di garis [kotak penalti]. Di garis tetap saja bagian dari kotak,” sungut dia.