Shevchenko: Milan Masih Jalani Transisi, Segera Tangguh Lagi

Shevchenko: Milan Masih Jalani Transisi, Segera Tangguh Lagi

Madrid – Andriy Shevchenko menilai AC Milan saat ini masih menjalani masa transisi walaupun antusiasmenya sudah mulai kembali. Mantan bomber Milan itu pun percaya masa depan cerah menanti Rossoneri.

Dalam setidaknya dua musim terakhir, Milan tertatih di Serie A. Sejak menyabet Scudetto 2010-11, pencapaian akhir Milan di sebuah musim Serie A bahkan terus melorot; runner-up di 2011-12, posisi tiga di 2012-13, posisi delapan di 2013-14, dan posisi 10 musim lalu.

Pada periode itu pun Milan terus berganti pelatih. Mulai dari Massimiliano Allegri, yang mempersembahkan Scudetto terakhir sejauh ini, lalu Clarence Seedorf dan Filippo Inzaghi, sampai kemudian Sinisa Mihajlovic mulai musim ini.

Di bawah arahan Mihajlovic, langkah Milan pun tak serta-merta kinclong. Dua kekalahan di tiga laga pertama Serie A, termasuk atas Inter Milan, dialami.

Bagusnya, kecenderungan positif mulai terlihat. Milan sekarang sudah merangkai tiga kemenangan dalam partai-partai terakhirnya, dengan yang terakhir ditorehkan akhir pekan lalu berkat kemenangan 3-1 atas Lazio.

“Lima tahun terakhir ini sudah berjalan sulit. Ini merupakan sebuah masa transisi untuk klub,” kata Shevchenko kepada Marca dan dilansir Football Italia.

“Mereka sudah berusaha menemukan pelatih dan pemain yang tepat, dan pemilik klub sedang menginvestasikan uang lebih banyak. Antusiasmenya telah kembali. Kemenangan lawan Lazio merupakan sebuah hasil bagus. Dalam sepakbola, Anda harus bekerja keras untuk kembali mendapatkan hasil-hasil positif.”

“Di 25 tahun terakhir Milan sudah menjadi salah satu klub terhebat dunia, bersama Manchester United, Chelsea, Barcelona, Real Madrid, dan Bayern Munich. Kita membicarakan raksasa. Segalanya punya periode transisi tapi saya yakin Milan akan segera kembali dan kita semua akan melihat sebuah tim yang amat tangguh,” tuturnya.