‘Milan Dihantui Rasa Kuatir serta Ketakutan’

 'Milan Dihantui Rasa Kuatir serta Ketakutan'

Udine – Pernah unggul memberikan keyakinan 3-0 atas Udinese, AC Milan lalu kebobolan dua gol serta tutup kompetisi dalam posisi tertekan. Kondisi ini dimaksud Sinisa Mihajlovic lantaran Milan kuatir serta takut.

Milan menang 3-2 waktu berkunjung ke Friuli, Rabu (23/9/2015) dinihari WIB. Mereka pernah unggul telak 3-0 di babak pertama karena gol-gol dari Mario Balotelli, Giacomo Bonaventura, serta Cristian Zapata.

Tetapi lalu Rossoneri melempem di babak ke-2. Mereka kemasukan 2 x lewat Emmanuel Badu serta Duvan Zapata. Mereka juga memperoleh desakan besar di bekas saat kompetisi.

Masalah ini, pelatih Milan, Sinisa Mihajlovic, menilainya anak asuhnya mulai dihinggapi rasa kuatir serta ketakutan waktu kebobolan gol pertama. Mulai sejak waktu itu permainan beralih.

” Babak pertamanya bagus, itu yaitu jalan raya satu arah serta kami pernah unggul 3-0. Seperti yang saya katakan ke anak-anak, sayangnya tim berlaga 90 menit serta bukanlah 45 menit, jadi kami harusnya meneruskan pertandingan dengan semangat yang sama, ” tutur Mihajlovic pada Sky Sport Italia diambil Football Italia.

” Kami segera kebobolan suatu gol di babak ke-2. Kekhawatiran serta ketakutan mulai masih tetap serta saya rasa ini yaitu sisi dari saat perubahan. Kami mesti belajar untuk menangani situasi-situasi seperti ini dengan tambah baik. ”

” Babak ke-2, katakanlah kurang mengasyikkan buat kami. Namun sekurang-kurangnya beberapa pemirsa menyenanginya. Sewajarnya kami tidak selamanya cetak tiga gol untuk menang di setiap pertandingan. Score 1-0 bakal bagus terkadang, ” paparnya.

Goyahnya mental Milan ini dimaksud Mihajlovic di pengaruhi hasil jelek di dua musim paling akhir, dimana mereka hanya finis posisi delapan serta 10. Segi ini dia mengaku butuh ditingkatkan perlahan.

” Ada beberapa hal yang butuh bertambah, namun anak-anak ini telah melakukan dua atau tiga th. yang berat. Jadi dari saat ke saat mimpi jelek itu nampak lagi serta menghantui mereka. Kami sudah menunjukkan bahwa saat bermain dengan pas, kami yaitu tim hebat, ” tutur Mihajlovic.

” Targetnya awal mulanya untuk menang tanpa ada kebobolan. Kami menang, namun kebobolan 2 x, ” sekian dia.