Latih Napoli, Sarri : Tidak Butuh Jadi Kuda untuk Jadi Joki yang Bagus

 Latih Napoli, Sarri : Tidak Butuh Jadi Kuda untuk Jadi Joki yang Bagus

Naples – Maurizio Sarri memberi komentar masalah debutnya juga sebagai pelatih baru Napoli. Ia berikan analogi perihal kuda serta joki, seraya menyatakan tak akan beralih dengan cara kepribadian ataupun cara melatih.

Sepeninggal Rafael Benitez, Napoli menunjuk Sarri untuk jadi allenatore baru pada pertengahan Juni lantas. Saat sebelum itu Sarri baru mempunyai pengalaman di Serie A berbarengan Empoli yang dibawanya promosi dari Serie B pada musim pada awal mulanya.

Hal itu bikin Sarri, yang pada awal mulanya semakin banyak mengatasi tim-tim kecil di level bawah, terbilang masih tetap relatif minim pengalaman serta jam terbang di pertandingan paling atas Italia.

Walau demikian, pria 56 th. itu terus yakin diri. Ia tak kurang percaya diri serta tak besar kepala dengan penunjukkannya. Itu kenapa ia mengakui bakal terus jadi orang yang sama dengan pada awal mulanya, baik dengan cara kepribadian ataupun style kepelatihan.

” Tidak butuh jadi seekor kuda lebih dahulu supaya dapat jadi seseorang joki yang bagus, ” ucap Sarri seperti diambil Football Italia.

” Sekarang ini saya tengah jadi perhatian orang, mereka akan tiba ke tempat latihan kami di Empoli serta mencatat cara kami. Mungkin saja saja nanti saya tidak lagi jadi perhatian, namun pastinya langkah kerja saya takkan beralih. Saya hanya mengharapkan itu dapat juga diaplikasikan di Napoli. ”

” Saya masih tetap merokok sama dengan pada awal mulanya serta bakal ke lapangan dengan kenakan tracksuit. Dalam segi itu saya tak beralih mulai sejak saya melatih di Faella. Mungkin saja saya lebih sabar dari pada pada awal mulanya, namun itu lantaran usia. Saya tak ‘menang’ lantaran telah jadi pelatih Napoli. Saya menang di hari saya mengerti dapat jadi pelatih untuk mencari nafkah, ” jelasnya.

Sarri, yang pada awal mulanya sempat juga dihubungkan dengan AC Milan, ikut menyebutkan bahwa ikatannya dengan Empoli masih tetap bakal terus kuat untuk sekian waktu ke depan.

” Sepanjang 10 th. yang akan datang saya meyakini diakhir tiap-tiap kompetisi saya bakal bertanya hasil Empoli. Sangat susah buat saya untuk pergi lantaran kami telah membuat suatu kesatuan oke, membuat pemain-pemain muda menjanjikan, serta meraih tujuan yang pada awal mulanya tak terpikirkan, ” sebut Sarri.
(krs/roz)