Hai Pria, Ini Dia 4 Fakta Tentang Payudara yang Perlu Diketahui

Hai Pria, Ini Dia 4 Fakta Tentang Payudara yang Perlu Diketahui

Hai Pria, Ini Dia 4 Fakta Tentang Payudara yang Perlu Diketahui

Jakarta Payudara merupakan salah satu organ tubuh yang menjadi perhatian para pria saat bercinta. Nah, agar tak simpang siur, penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa fakta terkait organ ini.

Berikut 4 fakta tentang payudara

1. Ukurannya bisa berubah-ubah

Tak selalu sama, ukuran payudara faktanya bisa berubah-ubah, terutama saat periode menstruasi. Menurut National Institute of Health, kadar hormon progesteron dan prolaktin pada wanita meningkat sekitar 1-2 pekan menjelang periode menstruasi.

Nah, kondisi ini menyebabkan jaringan payudaranya menjadi bertumbuh. Efeknya membuat payudara wanita menjadi sedikit lebih besar dari biasanya. Meskipun demikian, perlu Anda ketahui bahwa pada fase ini stimulasi yang dirasakan pada payudara bisa menjadi lebih menyakitkan dan bahkan berefek pada penurunan gairah seksual.

2. Orgasme payudara benar-benar ada

Peneliti Rutgers University menggunakan fMRI untuk menemukan bahwa stimulasi puting dapat mengaktifkan lobulus paracentral medial. Selain itu, dalam sebuah studi dari 213 wanita, 29 persen di antaranya melaporkan adanya orgasme payudara. Orgasme ini terjadi ketika sentuhan pada organ ini dilakukan lebih intens dan lama.

Yang pasti menurut seksolog Emily Morse, diperlukan kesabaran bagi para pria untuk membuat pasangannya bisa merasakan tipe orgasme yang satu ini.

3. Ukuran keduanya sering tak sama

Faktanya kedua ukuran payudara wanita memang kerap tak sama. Menurut Keri Peterson, MD, dokter penyakit dalam, seperempat dari semua wanita dilaporkan memiliki satu sisi payudara yang ukurannya lebih besar dari sisi lainnya. Hal ini menurutnya normal dan berkaitan dengan hormon estrogen.

Ia juga menyebutkan bahwa umumnya payudara kiri memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan yang kanan. Alasannya, sebuah studi dari Turki menunjukkan bahwa sisi kiri tubuh memiliki kekebalan hipersensitivitas yang lebih tinggi, yang kemudian berefek pada hormon estrogen.

Kondisi ini masih normal selama tidak ada perubahan signifikan seperti benjolan, munculnya tanda-tanda infeksi, kista, atau bahkan kanker payudara.

4. Tak cuma puting saja yang perlu sensitif

Perlu diketahui bahwa payudara wanita terdiri dari beberapa bagian dan bukan cuma puting saja. Banyak pria terlalu fokus pada puting sehingga keseluruhan payudara justru tak mendapatkan atensi.

Seksolog Debbie Herbenick, PhD, justru menganjurkan puting menjadi bagian terakhir yang mendapatkan stimulasi jika ingin meningkatkan gairah bercinta si dia.